Dua Sisi di Balik Konten Sedekah

Sumber Gambar: baznas.jogjakota.go.id
Definisi Sedekah
Sedekah merupakan kegiatan memberikan sesuatu yang bermanfaat, dengan niat yang ikhlas, kepada sesama muslim yang berhak menerimanya. Mengutip dari detik.com, yang melansir pada halaman kemenag, sedekah secara istilah artinya memberikan bantuan atau pertolongan berupa harta atau lainnya dengan mengharap pada ridha Allah Subhanahu wata’ala tanpa mengharap imbalan apapun dari manusia. Sedekah tidak selalu harus dalam bentuk uang, tetapi bisa juga dengan memberikan barang-barang yang bermanfaat.
Hukum Sedekah Dilihat Banyak Orang
Saat ini banyak orang, terutama influencer atau pemengaruh, yang membagikan kegiatan sedekah mereka ke media sosial, karena ingin memotivasi orang lain. Hal tersebut akan mendorong orang lain untuk melakukan hal serupa, sehingga semakin banyak kebaikan yang tersebar.
Mengutip dari infakyatim.id, sedekah, baik secara diam-diam maupun terang-terangan, itu sama baiknya. Hal ini sudah dijelaskan dalam firman Allah SWT, surah al-Baqarah ayat 271 sampai 275 yang artinya, “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali.”
Jumlah orang yang melihat tidak akan memengaruhi kadar pahala yang diperoleh, sebab hanya Allah SWT. yang mengetahui niat seseorang.
Sisi Positif Konten Sedekah
Konten sedekah yang mampu menggerakkan hati banyak orang, maka akan mendatangkan banyak kebaikan lain. Semua kebaikan tersebut akan terus berputar, sehingga banyak orang yang akan menerima dampak baiknya. Dengan begitu, konten sedekah bukan sekadar tentang memberi materi, tetapi juga aksi nyata untuk dorongan berbuat kebaikan.
Sisi Negatif Konten Sedekah
Namun, di sisi lain, terdapat sisi negatif dari konten sedekah yang perlu diperhatikan, supaya bisa menjadi pertimbangan dan lebih berhati-hati. Ketika seseorang telah sering mempublikasikan konten sedekah mereka ke media sosial, dan dilihat banyak orang, hal tersebut akan memunculkan mindset pengemis.
Selain itu, orang yang bersedekah kemudian diposting ke media sosial, dan mendapat begitu banyak pujian, bisa menumbuhkan sifat riya’. Sedekah mereka yang awalnya dilakukan dengan ketulusan, berubah tujuan menjadi untuk mengejar popularitas dan pujian semata.
Penulis: Khalishah Nabila Firdaus
Previous:
Fungsi Hijab Lebih dari Sekadar Menutupi Kepala, Muslimah Harus Paham